| Penulis |
MULKI PANJIDINIHARI |
| Editor | Pria Sahuri dan Ruhani |
| Kategori |
Akhlaq & Adab Aqidah & Tauhid FIlsafat Tafsir |
| Halaman | 140 |
| Kertas | HVS |
| Jenis Cover | Softcover |
| Berat | 0 gram |
Rp112.000
Seperti kita ketahui bersama, bahwa Nabi Muhammad saw. Adalah nabi akhir zaman (khotaman nabiyin). Tidak akan ada lagi nabi yang Allah utus setelah beliau Umatnyapun. Maka, sejak lahirnya Nabi Muhammad SAW atau sejak diangkatnya beliau menjadi Nabi dan Rosul Allah itu merupakan tanda pertama bahwa kehidupan makhluk di bumi dan alam semesta ini akan berakhir.
Kita saat ini, hidup 1443 tahun jaraknya dari masa kehidupan Nabi Muhammad SAW. Nabi Muhammad SAW, telah mengajarkan kita tentang empat hal yaitu rukun iman, rukun Islam, tentang ihsan, dan tentang akhir zaman (Hadis Jibril). Dari empat hal itu, Alhamdulillah kita telah banyak diajarkan oleh ulama-ulama kita, ustad –ustad kita tentang rukun iman, rukun Islam, tentang ihsan dan akhir zaman. Tapi kita jarang sekali mendapat ilmu bagaimana mempersiapkan keimanan umat (generasi) yang akan hidup diujung akhir zaman ini. Generasi ini adalah generasi yang harus memiliki keimanan yang super kuat, super tangguh bahkan mungkin harus melebihi keimanan para sahabat Nabi Muhammad SAW. Karena, generasi nanti akan mendapatkan cobaan keimanan yang dahsyat juga, jauh beratnya dari cobaan keimanan yang kita alami saat ini.
Tugas nabi Muhammad Saw adalah menyampaikan wahyu dari Allah tentang keimanan, tentang tatacara beribadah kepada Allah, tentang ikhlas hidup diatur oleh aturan Allah dan menyampaikan apa yang harus dilakukan oleh generasi umat yang hidup pada masa paling akhir dari akhir zaman, agar generasi umat itu bisa mempersiapkan keimanan yang kuat menghadapi huru hara kehidupan tahun-tahun terkahir sebelum kiamat.
Maaf, belum ada data tentang penulis MULKI PANJIDINIHARI